Rabu, 26 Januari 2011

di sudut hari

di sudut hari,
tiba-tiba BlackBerry hitamku mengeluarkan bunyi yang sangat familiar. aha! BBM. siapa ya? palingan hanya Broadcast Message. saya tidak suka itu. tapi dibalik terkaan saya yang jelek, terselubung harapan akan suatu pesan yang memancing senyum.
di sudut hari,
saya sedikit jahil. dibukalah akun Twitter dan Facebook. was-was khawatir. adakah mentions atau walls dari seseorang yang sudah menjadi parasit di otak saya?
di sudut hari,
Tumblr saya penuh dengan reblogs makanan. dan ada foto es krim yang sangat sangat menggugah. gatal sekali tangan saya untuk menyapanya dan mengajaknya untuk menemani saya bertualang mencari es krim terbaik di kota yang memiliki taman untuk tempatnya membuang asap.
di sudut hari,
mendadak hati ini berdegup kencang. apakah saya sedang di wahana Halilintar? kalau iya, ternyata ini menyenangkan! saya tidak mau turun. tak apa saya diajak naik turun membuat putaran selama sensasi ini dapat saya nikmati.
di sudut hari, 
ada kamu. oh tidak. tidak secepat itu. ada BBM dari kamu. membuat pernyataan, "hei, temani aku!"
seketika itu, saya langsung loncat dan mengambil handuk. berkaca, "saya selalu terlihat manis untuknya."

dan di sudut penghujung hari,
saya tersenyum dan siap membuat cerita yang baru untuk dikenang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar