Selasa, 11 Januari 2011

alter-ego

siapa pun! mengakulah. masing-masing pasti pernah berpikir untuk memiliki kepribadian yang lebih baik. hukum alam pernah mengatakan, manusia tidak akan pernah merasa puas. buat saya, memang pernah mengalami hal seperti itu.
mungkin dengan senja sendiri kalian akan tahu apa yang menjadi alter-ego saya. ada keseruan tersendiri dengan kemunafikan yang terselubung ketika kita menjadi diri yang lain. aah peduli dengan kata orang-orang yang mengatakan kita harus menjadi diri sendiri. ada saatnya kita perlu mengetahui perasaan orang lain ya dengan cara menjadi seseorang yang bukan kita.
hey! kita hidup tidak sendiri. berdampingan. makhluk sosial. perlu berapa tahun lagi kita didikte teori tersebut oleh guru yang gajinya makin lama makin aduhai melambai.
saya menerima kritik bahkan ancaman dalam alter-ego yang agak memuncak.
biasanya dia muncul di kala saya merasakan adanya cabang yang siap menyentuh bumi di otak saya bagian belakang, yap cerebelum. otak kecil. keseimbangan saya dalam bertindak dan berpikir.
sebagian otak saya ya itu dia, ada kepribadian yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar